“Rugi jika masa sekolah hanya dihabiskan di bangku sekolah”.
Saya setuju dengan pendapat tersebut.
Pandangan mengenai pendidikan sudah meluas. Tidak hanya pendidikan formal di bangku sekolah, melainkan pendidikan non formal di lingkungan. Salah satu tempat kita belajar secara informal yaitu dengan bergabung di dalam suatu organisasi. Tidak perlu organisasi besar, tetapi dimulai dari organisasi kecil. Di lingkungan tempat tinggal, misalnya ada karang taruna. Dengan mengikuti karang taruna, kita bisa aktif terlibat dalam kegiatan-kegitan pembangunan di desa dan lebih mudah bersosialisasi dengan seluruh masyarakat di lingkungan tinggal.
Di lingkungan sekolah juga kita mengikuti berbagai organisasi, seperti OSIS maupun organisasi ekstrakurikuler. OSIS lebih bersifat umum untuk mengurusi seluruh kegiatan di sekolah bekerja sama dengan pihak Kemahasiswaan di sekolah. Sedangkan organisasi ekstrakurikuer sudah menjurus pada minat dan bakat masing-masing siswa, seperti basket, cheerleader, pleton inti, dan lain-lain. Sama seperti OSIS, seluruh ekstrakurikuler tersebut dapat disebut sebagai organisasi jika memiliki struktur organisasi yang tersusun rapi, visi dan misi yang jelas, dan program kerja serta evaluasi setiap periodenya.
Di lingkungan kampus, tidak jauh berbeda dengan lingkungan sekolah. Jika di sekolah ada OSIS, di kampus terdapat BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Adapula organisasi unit kegiatan mahasiswa (UKM), sperti fotografi, pecinta alam, teater, dan lain-lain.
Mengikuti organisasi tidak semata-mata mengisi waktu luang tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan diri. Banyak manfaat yang didapat dari berorganisasi. Kepemimpinan, tanggung jawab, komitmen, kerja sama, dan kesetiaan. Beberapa hal tersebut tentu tidak diajarkan secara langsung di bangku sekolah, masa sekolah merupakan masa pembentuukan karakter yang nantinya akan melekat ada pribadi kita saat kita sudah lulus sekolah. Masa mencari kerja, tidak semata-mata yang pandai secara akademik dan inteketual, saat ini kebanyakan perusahaan temoat bekerja justru mencari orang yang memiliki pengalaman organisasi. Akan nampak berbeda orang yang berorganisasi semasa sekolahnya dengan yang tidak. Merka yang berorganisasi akan cenderung lebih aktif, supel, dan mudah beradaptasi. Bekerja sama juga bukan hal yang sulit untuk dilakukan karena mereka sudah terbiasa saat mengikuti organisasi. Oleh karena itu, selagi masih ada waktu, bergabunglah di salah satu organisai yang sesuai dengan minat dan bakat kita, agar waktu sekolah kita menjadi lebih dinamis dan berkembang.
No comments:
Post a Comment